Alur Cerita Film The Anthem of the Heart (2017)

Monday, May 3, 2021

Alur Cerita Film The Anthem of the Heart (2017)




Halo semua hari ini saya akan me-review film The Anthem of the Heart yang ditayangkan pada tahun 2017. Film ini mengisahkan tentang seseorang yang terkena kutukan yang membuatnya tidak bisa bicara hingga suatu hari... , jika masih penasaran silakan baca ya...


Naruse Jun adalah seorang anak kecil yang ceria dan banyak bicara ia memiliki sebuah keluarga yang sangat bahagia. Suatu hari ada sebuah kejadian yang tidak terduga, dimana perkaataan dari Naruse membuat keluarganya bercerai. Waktu itu Naruse mengatakan kalau ia melihat ayahnya sedang berada disebuah istana bersama dengan perempuan lain. Istana yang dimaksud oleh Naruse adalah sebuah hotel, jadi kesimpulannya ayah dari Naruse telah selingkuh dan membuat keluarganya bercerai. 

Setelah kejadian itu ibu Naruse sangat marah kepadanya, ia juga sempat melontarkan sebuah perkataan kasar kepada Naruse dimana ia meminta Naruse untuk tidak bicara lagi. Tiba-tiba perut Naruse sakit, sejak saat itu ia beranggapan kalau dirinya terkena sebuah kutukan yang membuatnya tidak bisa bicara. Kutukan tersebut berasal dari sebuah telur keramat, konon katanya terlur keramat tersebut bisa mengutuk seseorang jika berkata tentang kejelekan.

Singkat cerita Naruse sudah bersekolah di SMA, disekolah teman satu sekolahnya juga kebingungan kenapa Naruse tidak berbicara. Disini terungkap bahwa Naruse tidak memiliki teman karena ia tidak bisa berbicara. Dalam kehidupan SMA-nya ia melakukan hal itu terus menerus, sampai suatu ketika wali kelas menunjuk empat murid untuk mengatur acara kelulusan. Diantaranya adalah Sakagami Takumi, Natsuki Nito, Daiki Tazaki serta Naruse. Pada awalnya semua menolak hal tersebut tetapi wali kelas bersikeras untuk memilihnya, Naruse yang ingin menolak hal tersebut tetapi ia tidak dapat mengungkapkannya.

Disini diperlihatkan latar belakang dari ketiga murid lainnya. Nito adalah seorang gadis cantik dan di sekolah ia berada di grup senam. Tazaki adalah seorang pemain baseball, namun sekarang ia tidak dapat bermain karena tangannya mengalami cedera saat melakukan pertandingan. Takumi adalah seorang pemuda biasa yang menyukai musik, meskipun saat ini ia sudah tidak bermain musik lagi.

Diperlihatkan Naruse sering berada di atap sekolah untuk menyendiri, ia melakukan hal tersebut untuk menenangkan dirinya. Setelah itu ia berfikir untuk menemui wali kelas untuk menolak menjadi panitia, namun saat disana ia terkesima melihat Takumi yang sedang bermain musik. Secara tak sadar lantunan musik yang dimainkan Takumi membuat Naruse menjadi tenang, namun saat wali kelas datang Naruse pun pergi tanpa alasan dan meninggalkan sebuah kertas yang bertuliskan penolakan menjadi pengurus acara. Disana Takumi juga bertujuan untuk menolak hal tersebut, namun wali kelas itu menolak permintaannya.

Keesokan harinya Naruse terlihat senang karena hari ini ada sebuah pelajaran yang membuatnya bahagia. Siang harinya Naruse, Nito, Takumi serta wali kelas membicarakan tentang acara kelulusan. Disana mereka menyimpulkan satu hal bahwa acara akan diselenggarakan adalah acara musikal, hal itu membuat Naruse senang. Namu  Nito dan Takumi menganggap bahwa acara itu sudah kuno.

Setelah itu Naruse mengikuti Takumi saat pulang, saat itu Naruse mengungkapkan kenapa dirinya tidak bisa bicara. Ia berkomunikasi dengan Takumi menggunakan handphone. Pada awalnya Takumi tidak mempercayainya, namun melihat Naruse seperti itu Takumi mulai mempercayainya. Pada saat itu Naruse mengungkapkan kalau ia ingin acara tahun ini adalah konser musikal, alasannya ia ingin mengutarakan perasaannya disana. 

Keesokan harinya wali kelas dan para pengurus komite meminta teman sekelasnya untuk mementaskan acara ini, namun terjadi pertentangan yang mana beberapa murid tidak mau pentas dalam acara tersebut. Tazaki sangat menolak acara ini karena ia tidak mau melakukan hal tersebut, disaat yang sama pula Naruse ingin acara tersebut diadakan. Naruse memaksa untuk bicara meskipun perutnya sakit, seisi kelas terkejut saat Naruse berbicara seperti itu. Setelah penjelasan dari Takumi, teman sekelasnya mulai mengerti kalau Naruse tidak bicara karena ia memiliki suatu alasan. Akhirnya teman-teman yang lain mau mementaskan acara tersebut.

Malam harinya terjadi konflik antara Naruse dengan ibunya yang dimana ibunya sudah tidak kuat dengan Naruse yang tidak mau berbicara, atas kejadian itu Naruse pergi dari rumah untuk merenungi kesedihannya. Naruse meminta Takumi untuk membuatkan kisahnya menjadi sebuah lagu untuk dipentaskan di konser akhir tahun karena ia ingin mengutarakan sesuatu lewat sebuah lagu. Takumi kebingungan apakah ia bisa membuat lagu seperti yang Naruse inginkan, namun Takumi tidak menyerah saat melihat tekad kuat dari Naruse. 

Keesokan harinya para pengurus komite termasuk Tazaki mulai merencanakan acara tersebut, disaat itu terjadi sebuah konflik pada Tazaki yang dimana kalau juniornya mengungkapkan kalau Tazaki menghambat tim baseball ke kejuaraan nasional. Hal itu membuat Tazaki tidak bisa apa apa, namun Naruse menghentikan mereka dengan perkataannya. Ia mengakatakan kalau perkataan dapat mencelakai seseorang, jadi ia memohon untuk tidak berkata seenaknya. Secara tak sadar Naruse bisa berbicara tanpa kesakitan.

Beberapa hari kemudian pengurus acara membagikan tugas kepada para murid dan setelah itu mereka berlatih masing-masing sesuai dengan apa yang mereka perankan. Dalam pertunjukan tersebut yang menjadi tokoh utama adalah Naruse. Disaat pelatihan tersebut terlihat Naruse mulai menyukai Takumi, namun saat itu ia tidak bisa mengungkapkannya. Disamping itu diperlihatkan bahwa Tazaki selalu memperhatikan Naruse setiap waktu, namun disaat itu juga diperlihatkan Nito memiliki rasa kepada Takumi.Saat SMP Nito dan Takumi sudah berpacaran, namun suatu hari terdapat suatu kejadian yang membuat Nito memutuskan Takumi. 

Dalam beberapa hari, latihan pun berjalan dengan sempurna. Namun terdapat satu kejadian tak terduga dimana properti untuk acara tersebut telah dirusak oleh seseorang, yang merusak properti tersebut adalah junior dari Tazaki. Ia melakukan hal tersebut karena kesal Tazaki membuat tim baseball tidak bisa maju ke kejuaraan nasional. Tazaki meminta maaf dan menjelaskan kenapa ia bisa cedera, Tazaki cedera karena ia memaksakan diri untuk membawa timnya agar bisa maju ke kejuaraan nasional. Hal itu membuat juniornya menangis, jadi sekarang ia membatu memperbaiki properti agar bisa digunakan saat acara kelulusan.

Setelah kejadian tersebut, latihan dan persiapan sudah mulai selesai. Di waktu itu konflik pun kebali terjadi saat Naruse melihat Takumi menyatakan cinta kepada Nito, Naruse merasa hancur karena Takumi mencintai Nito.

Cerita bersingkat saat acara tersebut sudah dimulai, namun saat itu Naruse tidak ingin mementaskan acara tersebut karena hal kemarin. Atas kejadian itu Tazaki menanyakan kepada Nito dan Takumi kenapa Naruse bisa melakukan hal seperti ini, Takumi pun menjelaskan tentang kejadian kemarin. Setelah mendengar penjelasan dari Takumi, Tazaki meminta Takumi untuk membawa Naruse apapun yang terjadi karena itu adalah tanggung jawabnya telah membuat Naruse seperti itu. 

Takumi mulai mencari keberadaan Naruse, sementara Tazaki dan Nito melanjutkan acara tersebut sambil menunggu kedatangan mereka. Setelah beberapa lama, Takumi berhasil menemukan Naruse. Naruse sedang berada di hotel diatas bukit, disana Takumi sangat kaget saat Naruse sudah bisa berbicara dengan lancar. Takumi mencoba menghibur dan meminta maaf kepada Naruse, Takumi menjelaskan berkat Naruse konser musikal tersebut bisa dilakukan. Disaat itu Naruse juga mengungkapkan bahwa dirinya mencintai Takumi, namun Takumi menjelaskan kalau dirinya mencintai Nito. Setelah mengungkapkan perasaannya Naruse merasa lega meskipun ia telah ditolak, mereka pun kembali kesekolah untuk memerankan peran masing-masing.

Disaat itu diperlihatkan bahwa Naruse pun mengungkapkan perasaannya lewat lantunan lagu, hal itu membuat ibunya menangis karena kali ini ia melihat anaknya yang sudah berbicara dengan lancar. Isi hati Naruse tersampaikan lewat lantunan itu, disini terungkap bahwa Naruse tidak terkena kutukan melainkan ia takut kalau perkataanya bisa menyakiti seseorang.

Film diakhiri dengan diperlihatkan bahwa Tazaki mengungkapkan cintanya kepada Naruse.


Movie: The Anthem of The Heart

Romaji: Kokoro ga Sakebitagatterunda 

Japanese: 心が叫びたがってるんだ。

Director: Naoto Kumazawa

Writer: Yukiko Manabe

Producer: Kazutaka Ohara

Cinematographer: Astuhiro Nabeshima

Release Date: July 22, 2017

Runtime: 119 min.

Genre: Teen

Distributor: Aniplex

Language: Japanese

Country: Japan

Actor: Takumi Sakagami (Kento Nakajima), Jun Naruse (Kyoko Yoshine), Natsuki Nito (Anna Ishii), Daiki Tazaki (Kanichiro)


Sekian Alur Cerita Film The Anthem of The Heart (2017). Jika penasaran kalian bisa lihat terlebih dahulu trailernya dibawah

0 comments :

Post a Comment